Berdiri menghadap sang mendung
Melihat matahari yang murung
Kala kau dan aku bertemu
Meski ditemani senja abu
Melewati waktu di lorong putih
Menanti hati yang tak kunjung pulih
Tanpa sebuah perkenalan
Ku curahkan semua lewat tatapan
Pertemuan yang singat,