Maret 03, 2014

KETAKUTAN


Pernah ada seorang sahabat yang mengatakan aku pengecut. Aku lemah. Aku tak berani. “kau akan terus tenggelam dalam ketakutanmu sahabatku, apa kau ingin itu?” tapi hal itu masih tetap membuatku takut. Bahkan semakin takut. Lantas ia tinggalkan aku.
Lalu seorang teman mendekatiku. Iya juga mengatakan hal yang sama.

“apa kau ingin ketakutan mengendalikan dirimu. Cobalah lebih berani,”
jawabanya sama aku semakin diracuni ketakutan. Dan temanku pergi meninggalkan penakut ini sendiri.
Tiba-tiba seorang lelaki datang kepadaku. “hidupmu penuh ketakutan. Aku rasa lebih tepatnya kau tak hidup. Karena ketakutan telah membunuhmu lebih awal,” aku diam dan mencoba mencari jawab.
Dan, malam ini telah ku temukan jawab. Lelaki itu salah. Orang-orang itu salah. Aku yang masih hidup. Dan mereka yang telah mati. Keberanian mereka yang membunuh mereka lebih awal. Keberanian keluar dari atmosfer aturan. Aku masih hidup dalam atmosfer aturan. Aku beruntung, ketakutan menyelamatkanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar