Januari 06, 2014

Langit Pun Menangis



jerit hati dalam ruang emosi
derai tangis
membasahi
mengiringi ia yang kan pergi

kembang-kembang bertaburan
lantunan doa terucapkan
jadi penutup
upacara pemakaman

Kelana


rimba, padang ilalang
belantara tanpa hingga
dan aku mengkurcaci
tertatih bersikeras mendaki
puncak-puncak tak kenal ketinggian


butiran peluh jadi kali
air mata jadi segara

Kerinduan


bagiku kau adalah burung kecil
bila kugenggam ia akan mati
dan bila kulepas ia akan terbang melayang



sehingga, cukuplah bagiku
masih dapat memandanginya