Februari 17, 2014

Tak sadar

    terlena akan senja yang jingga
 tlah kulupa akan rasa dimana kau kecup hatiku dengan mawar merah
 merekah
 nan indah
 sebait rima ada diantara kelopak dan mahkota
    terlena akan senja yang tlah tiada
 
 tak kurasa luka yang tersayat manis di dada
 setelah tak ada air mata
 kemarau bergulir lambat laun mengeringkan lautan pilu
    terlena kala jingga berubah menghitam
 perlahan memulangkan burung
 memanggil guntur
 meneteskan rintik hujan
 menyamudra mengapung lara
    sadarku kini sandaranku tlah pergi