“perbedaan yang menyatukan.” Katamu
Tapi ku
rasa kini kau dilemahkan karena perbedaan
Kau seakan
tenggelam di dalamnya
Kau seakan berhenti untuk mencoba
Bukankah
kita telah berjalan cukup jauh
Lalu kenapa
kau berhenti?
Apa kau
lelah?
Aku lebih
lelah dari kelelahanmu
Cukup,
Baiklah
Kita tetap
berbeda
Takakan
sama
Kau langit
Aku bumi
Kau dipuja
Aku dicaci
Biarkan
aku terinjak sendirri
Ku tau kau layak bersanding mentari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar